Thursday, September 3, 2009

Papa.. I love you..

Papa..

Aku bangga memiliki Papa sepertimu..
Aku bangga bisa menjadi anakmu..
Biarpun Papa telah tiada..
Kenangan bersama Papa tak kan kulupakan..
Nasehat - nasehat Papa akan selalu aku ingat..

Selamat Jalan Papa
Papa.. I Love You

Dari Ananda,
Nasman
Sabtu, 29 Aug 2009

Monday, August 3, 2009

Bersukacitalah..

Hmm.. sudah cukup lama, gw gak menulis blog. Dan gw ingin memulainya dengan sebuah kata.. bersukacitalah..

Bersukacitalah.. karena memang tidak ada alasan yang tepat buat gw untuk berdukacita.. segala pemberianNya dan berkatNya senantiasa dan selalu cukup buat keluarga kami. Bahkan kalau dalam keadaan yang tidak menentu, gw juga harus bersukacita.. karena kebaikanNya kepada keluarga kami yang tidak pernah berhenti asalkan kita belajar dari point of view Nya, bukan point of view gw sendiri.

Sekarang ini, gw lagi merenungkan sebuah ayat : Inilah hari yang dijadikan Tuhan, marilah kita bersorak-sorak dan bersukacita karenanya. —Mazmur 118:24

Memang didalam Alkitab juga tertulis bahwa .. hari hari adalah jahat.. jadi kita harus waspada.. tapi bukan kewaspadaan yang membuat kita tidak bersorak-sorak, sebab hari ini juga adalah hari yang dijadikan Tuhan.. yang diberikan Dia kepada gw dan keluarga.. yang menjadi sebuah pertanyaan adalah bagaimana gw menanggapi atau merespon hari yang diberikanNya ini?

Sekarang ini, gw lagi di KL sedangkan istri gw lagi di Spore. Ada kalanya gw merasa bosan banget untuk stay di KL.. dan bertanya-bertanya apakah gw harus coba cari job lain yang bisa selalu stay diSpore.. Pikiran ini selalu muncul kalau gw harus kembali ke KL lagi..

Ya, hari hari adalah jahat kalau kita mengisi segala pikiran kita dengan segala hal yang telah menutupi hati ataupun mata kita untuk bersyukur.
Hari hari adalah jahat, ketika gw mulai berpikir kenapa keadaan begini.. kenapa Tuhan tidak merancang sesuatu yang lebih baik, dan kenapa ini dan kenapa itu..
(walaupun gw tau, ini salah satu pilihan gw sendiri atas job ini)

Tapi kalo gw mengisi segala pikiran dengan ucapan syukur atas segala pimpinanNya setiap hari, tentu ini akan menjadi hari yang indah setiap saat.

RancanganNya selalu yang terindah.. kebaikanNya selalu ada.
hanya kitalah yang perlu mengubah cara pandang terhadap segala yang terjadi.

Sunday, August 24, 2008

Pertumbuhan karakter yang berkenan padaNya.

Puji Tuhan.. dua kata yang senantiasa harus diucapkan atas penyertaanNya setiap saat.

GKY Spore sudah berjalan hampir 2 bulan. Dalam penyertaanNya, ada sekitar 140an jemaat yang telah menghadiri kebaktian setiap hari minggu, jam 2 siang di Grace Church.. target yang diberikan Grace Church buat GKY Spore yang mengharuskan rata-rata jemaat yang datang sekitar 120 setiap minggu selama sebulan pun tercapai.
Sungguh ini adalah pimpinan Tuhan.

Tapi pertumbuhan itu harus terjadi terus menerus.. bukan secara kuantitas saja.. tapi juga harus secara kualitas. Pencapaian 120 jemaat bukanlah garis finish.. tapi merupakan garis start yang baru dimulai. Pertumbuhan character yang berkenan kepadaNya harus terus dipupuk.

Lakukanlah perkara kecil dengan benar, maka perkara besar akan dipercayakan kepadamu. Lakukanlah segala sesuatu hanya untuk kemuliaanNya, karena semua adalah pemberianNya, kesempatanNya dan anugrahNya. Kedua hal ini telah menjadi suatu pondasi dalam pelayanan saya.

Tuhan memberkati.

Friday, July 4, 2008

6 hari setelah Kebaktian Perdana GKY Spore

Waktu berlangsung sangat cepat.. 6 hari telah berlalu sejak kebaktian perdana GKY Spore... evaluasi akan kebaktian perdana ini pun menjadi suatu bahan yang selalu dibicarakan dalam mailing list..

Setiap panitia atau pengurus pelayanan memiliki ceritanya masing-masing.. Setiap orang memiliki pandangan sendiri akan evaluasi ini.. ada yang menerima ini sebagai suatu masukan, ada yang cuek, ada yang merasa telah disalahkan, tersinggung ataupun ada yang masih....

Pelayanan... sebuah kata yang sering gunakan..
Kadang-kadang kita mengatakan pelayanan seperti sesuatu yang bersifat subyektif yakni saya melayani karena saya..., saya melakukan pelayanan karena saya.. tapi apakah ada yang pernah sungguh merenungkan kata "pelayanan" ini..

Apakah benar, Tuhan membutuhkan kita untuk ambil bagian dalam pelayanan di ibadah.. Apakah benar, kita yang mampu melakukan pelayanan ?

Saya percaya, setiap orang Kristen, pasti memiliki jawaban yang sama bahwa Tuhan tidak membutuhkan kita-kita ini dalam melayani. Dan kita bisa pelayanan, bukan karena kita mampu.

Tetapi apakah benar, hati kita mempunyai jawaban yang sama atau jawaban itu hanya keluar dari mulut secara spontanitas.

Pelayanan merupakan suatu tindakan/respon dalam ucapan syukur atas keselamatan yang telah dianugrahkanNya. Kita melakukan pelayanan, bukan berarti kita mampu melakukan sesuatu hal yang secara khusus tapi karena kesempatan yang diberikanNya.

Walaupun dalam pelayanan, memang lebih baik memiliki keahlian sesuai bidang pelayanan, tapi itu bukan merupakan dasar dari segalanya.

Sebagai usher, kalau hanya untuk menunjukkan bahwa daripada tidak melayani dan repot untuk pelayanan dibidang lain, saya sarankan untuk berdoa dan benar2 renungkan. karena Tuhan tidak pernah memaksa kita untuk harus pelayanan.

Sebagai singer, talenta suara telah dianugrahkanNya, suara Indah memang sangat bagus, tapi bukan segalanya. Sebagai singer yang bersuara indah, kalo tidak memiliki hati yang sadar bahwa ini adalah karuniaNya, suara yang dikeluarkannya itu tidak ada artinya.

Seorang liturgis, kalo fokusnya hanya supaya dirinya terlihat sangat bagus dihadapan jemaat, sebaiknya berdoa dan renungkanlah. Lebih baik berhenti, jadi presenter didunia entertainment saja, daripada mencuri kemuliaanNya dihadapan jemaat.

Dan banyak lagi pelayanan lainnya.. kalo dalam pelayanan, kita merasa diri kita hebat dan merasa bahwa kita yang bertindak.. itu bukanlah pelayanan sejati.

Dalam pelayanan, bukan berarti segalanya akan berjalan lancar karena kita berpikir bahwa kita mampu.

Dalam pelayanan, juga bukan berarti kita tidak perlu menerima masukan yang membangun.. dan ketika ada masukan yang membangun.. bukan berarti kita harus bersikap yang seolah-olah merasa pelayanan yang telah kita lakukan itu kurang dihargai atau kurang berguna.

Ada sebuah kalimat yang selalu saya tanamkan didalam hati dan senantiasa mengingatkan saya bahwa :

"saya bisa melayani, hanya karena kesempatan dan anugrah pemberianNya.
Karena itu, Segala kemuliaan hanya bagiNya".

Singkirkan segala pikiran bahwa kita mampu.
Singkirkan segala pikiran bahwa kita melakukan hal yang sia-sia.

Tapi lakukanlah dan berikanlah yang terbaik atas kesempatan dan anugrah pemberianNya.


Amin.

Sunday, June 29, 2008

GKY Spore ......

Syalom..

Hari ini.. Jam 14.00, GKY Spore telah dilaunching...
Suatu penyertaan Tuhan yang luar biasa.. dari awal persiapan tiga bulan yang lalu hingga sekarang... akhirnya GKY Spore diresmikan dan memulai kebaktian setiap hari Minggu, Jam 14.00 di 14 Queen Street.

Suatu kerinduan para jemaat dan majelis GKY Mangga Besar Jakarta serta dukungan dari GKY berbagai tempat di seluruh Indonesia dan doa telah menjadi suatu langkah awal dalam pembentukan GKY Singapore ini.

Setiap teman-teman pasti memiliki cerita masing-masing dalam tiga bulan ini.
Begitu juga dengan saya dan istri..

Dalam kesibukan masing-masing, Tuhan telah memberikan kesempatan kepada kami berdua untuk bisa ikut ambil bagian dalam pelayanan ini.

Ya, Tuhan akan melengkapi segala yang kita perlukan kalau kita belajar untuk tetap setia dan belajar untuk berharap padaNya.

Ketika dalam kesibukan untuk Pembukaan GKY Spore, sebenarnya kami juga sedang berlomba untuk mencari tempat tinggal buat kami berdua. :) Ya, ini juga dikarenakan kami yang telah memilih.. tapi akhirnya Tuhan telah memberikan tempat yang tepat buat kami.

Hari semakin dekat, telah membuat kami bingung. Tapi Tuhan berkata lain.. karena memang RancanganNya selalu tepat pada waktuNya. Dia menyediakan apa yang kami butuhkan dan selalu tepat pada waktuNya.

Terima Kasih Tuhan..

Terima Kasih atas pimpinanMu dalam pembukaan GKY

Terima Kasih atas pemberian tempat tinggal buat kami.

Engkau yang memulai.. Engkau yang akan memimpin sampai akhirnya.

Segala Kemuliaan hanya bagiMu..

Sunday, May 25, 2008

SiChuan Earthquake

Apa yang anda pikirkan ketika anda mendengar kejadian gempa di China.. ?

Hingga hari, sekitar 60ribu lebih penduduk telah meninggal dan semakin bertambah..
dan banyak anak-anak sekolah yang menjadi korban gempa ini..

Diantara banyak kisah.. ada sebuah kisah tentang Kasih Mama untuk anaknya.

Ada seorang ibu yang menggunakan tubuhnya untuk mempertahankan anaknya yang baru 3-4 bulan..
Sebelum meninggal, ada sebuah pesan yang sempat yang ditulis di hp ibunya, yang berbunyi :
"Anakku yang manis, jikalau kamu masih hidup, kamu harus tau bahwa Mama mencintaimu."

Ketika mendengar cerita ini dan melihat berbagai gambar yang muncul di tv... Sebenarnya air mata saya sudah mengalir dihati saya.. dan mata saya sudah berkaca-kaca...

Saya tidak mengerti.. kenapa ini terjadi...

Mereka semuanya anak-anak yang masih kecil, yang masih belom mengerti apa-apa...
Tapi kenapa ini semuanya terjadi..

Lihat.. anak-anak yang begitu manis.. yang.....

Gak ada kata-kata yang saya bisa gunakan untuk melukiskan kejadian ini...

Ada sekitar 13000 lebih sekolah yang rusak dan yang mengalami goncangan gempa ini yang didalamnya terdapat tubuh-tubuh yang lemah.. yang tidak berdaya, yang gak bisa berbuat apa-apa... yang ditimpa bangunan dan berbatuan...

Saya percaya Tuhan melihatnya...
Dia mengetahui segalanya...

Ada yang mengatakan :
Ada bencana besar sehingga ada kasih/cinta yang besar..

Apakah harus ada bencana baru ada kasih dalam setiap orang..

Tuhan memberikan hidup ini pada kita semua..
Apakah kita menjalankannya dengan benar dihadapanNya..

Atau apakah bencana ini harus terjadi pada kita sendiri barulah kita menyadarinya.. ?

Saya tidak mengerti kenapa ini terjadi...
Banyak yang meninggal...
Banyak yang kehilangan...
Banyak yang berduka...
Banyak yang cacat fisik ataupun trauma terhadap apa yang terjadi...

Ya Bapa.. Ampunilah mereka..
Engkau mengerti.. Engkau mengetahui.. Engkau peduli..
Pakailah anak-anakMu menjadi saluran berkat bagi mereka yang memerlukan dan yang terhilang ini...

Adik-adik Se Cuan yang manis..
Bapak-bapak atau ibu-ibu yang mengalami ini semua..
Kuatkanlah diri kalian..
Kuatkan.. kuatkan dan kuatkan...

Jalan ini memang sangat sulit..
Tapi kalau kalian saling bergandengan tangan..
Kalian akan bisa dan pasti bisa melewatinya..

Saturday, May 24, 2008

.:.: U are a reason, a season or a lifetime :.:.

U are a reason, a season or a lifetime

People come into our life for a Reason, a Season or even a Lifetime

When you know which one it is, you will know what to do for that person.

When someone is in your life for a REASON, it is usually to meet a need you have expressed. They have come to assist your through a difficulty, to provide you with guidance and support, to aid you physically, emotionally or spiritually. They may seem like GOD send and they are. They are there for the reason you need them to be. Then without any wrong doing on your part or at an inconvenient time, this person will say or do something to bring the relationship to an end. Sometimes they die, sometimes they walk away. Sometimes they act up and force you to take a stand. What we must to realize is that our need has been met, our desire fulfilled, their work is done. The prayer you sent up has been answered and now it is time to move on.

Some people come into your life for a SEASON, because your turn has come to share, grow or learn. They bring you an experience of peace or make you laugh. They may teach you something you have never done. They give you an unbelievable amount of joy. Believe it, it is real. But only for a season!!!

A LIFETIME relationships teach you lifetime lessons, things you must build upon in order to have a solid emotional foundation. Your job is to accept the lesson, love the person and put what you have learned to use in all other relationship and areas of your life. It is said that love is blind but friendship is clairvoyant.

Thank you for being a part of my life, whether you were a reason, a season or a lifetime.