POHON
Orang2 memanggilku "POHON" karena aku sangat baik dalam menggambar pohon.
AKU selalu menggunakan gambar pohon pada sisi kanan sebagai trademark pada semua lukisanku. AKU telah berpacaran sebanyak 5 kali...
Ada satu wanita yang sangat AKU cintai..tapi AKU tidak punya keberanian untuk mengatakannya... Dia tidak cantik..tidak memiliki tubuh yang sexy..
Dia sangat peduli dengan orang lain..religius tapi..dia hanya wanita biasa saja.
AKU menyukainya..sangat menyukainya..Gayanya yang innocent dan apa adanya..kemandiriannya..kepandaiannya dan kekuatannya...
Alasan AKU tidak mengajaknya kencan karena...
AKU merasa dia sangat biasa dan tidak serasi untukku...
AKU takut...jika kami bersama semua perasaan yang indah ini akan hilang...
AKU takut kalau gosip2 yang ada akan menyakitinya...
AKU merasa dia adalah "sahabatku"...
AKU akan memilikinya tiada batasnya...tidak harus memberikan semuanya hanya untuk dia...
Alasan yang terakhir..membuat dia menemaniku dalam berbagai pergumulan selama 3 tahun ini...
Dia tau AKU mengejar gadis2 lain dan AKU telah membuatnya menangis selama 3 tahun...
Ketika AKU mencium pacarku yang ke-2 terlihat olehnya...
Dia hanya tersenyum dengan berwajah merah..."lanjutkan saja" katanya, setelah itu pergi meninggalkan kami.
Esoknya, matanya bengkak..dan merah...
AKU sengaja tidak mau memikirkan apa yang menyebabkannya menangis...
but AKU tertawa...bercanda dengannya seharian di ruang itu...
Di sudut ruang itu dia menangis...dia tidak tau bahwa AKU kembali untuk mengambil sesuatu yang tertinggal...
Hampir 1 jam kulihat dia menangis disana....
Pacarku yang ke-4 tidak menyukainya...
Pernah sekali mereka berdua perang dingin, AKU tau bukan sifatnya untuk memulai perang dingin...
Tapi AKU masih tetap bersama pacarku...
AKU berteriak padanya dan matanya penuh dengan air mata sedih dan kaget...
AKU tidak memikirkan perasaannya dan pergi meninggalkannya bersama pacarku...
Esoknya masih tertawa dan bercanda denganku seperti tidak ada yang terjadi sebelumnya...
AKU tau dia sangat sedih dan kecewa tapi dia tidak tau bahwa sakit hatiku sama buruknya dengan dia...
AKU juga sedih...
Ketika AKU putus dengan pacarku yang ke 5, AKU mengajaknya pergi...
Setelah kencan satu hari itu, AKU mengatakan bahwa ada sesuatu yang ingin kukatakan padanya...
Dia mengatakan bahwa kebetulan sekali bahwa dia juga ingin mengatakan sesuatu padaku...
AKU cerita tentang putusnya AKU dengan pacarku...
Dia berkata bahwa dia sedang memulai suatu hubungan dengan seseorang...
AKU tau pria itu...dia sering mengejarnya selama ini...Pria yang baik, penuh energi dan menarik...
AKU tak bisa memperlihatkan betapa sakit hatiku, AKU hanya tersenyum dan mengucapkan selamat padanya...
Ketika sampai di rumah, sakit hatiku bertambah kuat dan AKU tidak dapat menahannya...
Seperti ada batu yang sangat berat didadaku...AKU tak bisa bernapas dan ingin berteriak namun apa daya...
Air mataku mengalir tak terasa aku menangis karenanya...
Sudah sering AKU melihatnya menangis untuk pria yang mengacuhkan kehadirannya...
Handphoneku bergetar...ternyata ada SMS masuk...SMS itu dikirim 10 hari yang lalu ketika aku sedih dan menangis...
SMS itu berbunyi,"DAUN terbang karena ANGIN bertiup atau karena POHON tidak memintanya untuk tinggal?"
DAUN
AKU suka mengoleksi daun-daun, kenapa ?
Karena AKU merasa bahwa DAUN untuk meninggalkan pohon yang selama ini ditinggali membutuhkan banyak kekuatan.
Selama 3 thn AKU dekat dengan seorang pria, bukan sebagai pacar tapi "Sahabat" .
Tapi ketika dia mempunyai pacar untuk yang pertama kalinya...
AKU mempelajari sebuah perasaan yang belum pernah aku pelajari sebelumnya - CEMBURU...
Perasaan di hati ini tidak bisa digambarkan dengan menggunakan Lemon.
Hal itu seperti 100 butir lemon busuk. Mereka hanya bersama selama 2 bulan...
Ketika mereka putus, AKU menyembunyikan perasaan yang luar biasa gembiranya.
Tapi sebulan kemudian dia bersama seorang gadis lagi...
AKU menyukainya dan AKU tau bahwa dia juga menyukaiku, tapi mengapa dia tidak mau mengatakannya?
Jika dia mencintaiku, mengapa dia tidak memulainya dahulu untuk melangkah?
Ketika dia punya pacar baru lagi, hatiku sedih...
Waktu berjalan dan berjalan, hatiku sedih dan kecewa...
AKU mulai mengira bahwa ini adalah cinta yang bertepuk sebelah tangan...
Tapi..mengapa dia memperlakukanku lebih dari sekedar seorang teman?
Menyukai seseorang sangat menyusahkan hati...AKU tahu kesukaannya...kebiasaannya...
Tapi perasaannya kepadaku tidak pernah bisa diketahui...
Kau tidak mengharapkan AKU seorang wanita untuk mengatakannya bukan ?
Diluar itu, AKU mau tetap disampingnya...memberinya perhatian...menemani...dan mencintainya...
Berharap suatu hari nanti dia akan datang dan mencintaiku...
Hal itu seperti menunggu telephonenya tiap malam...mengharapkan mengirimku SMS...
AKU tau sesibuk apapun dia, pasti meluangkan waktunya untukku...
Karena itu, AKU menunggunya...3 tahun cukup berat untuk kulalui dan AKU mau menyerah...Kadang AKU berpikir untuk tetap menunggu...
Dilema yang menemaniku selama 3 tahun ini...
Akhir tahun ke-3, seorang pria mengejarku...setiap hari dia mengejarku tanpa lelah...
Segala daya upaya telah dilakukan walau seringkali ada penolakan dariku...
AKU berpikir...apakah aku ingin memberikan ruang kecil dihatiku untuknya ?!..
Dia seperti angin yang hangat dan lembut, mencoba meniup daun untuk terbang dari pohon...
Akhirnya, AKU sadar bahwa AKU tidak ingin memberikan Angin ini ruang yang kecil di hatiku...
AKU tau Angin akan membawa pergi Daun yang lusuh jauh dan ketempat yang lebih baik...
Akhirnya AKU meninggalkan Pohon...tapi Pohon hanya tersenyum dan tidak memintaku untuk tinggal...
AKU sangat sedih memandangnya tersenyum ke arahku...
"DAUN terbang karena ANGIN bertiup atau karena POHON tidak memintanya untuk tinggal?"
ANGIN
AKU menyukai seorang gadis bernama Daun...karena dia sangat bergantung pada Pohon..jadi aku harus menjadi ANGIN yang kuat...
Angin akan meniup Daun terbang jauh...
Pertama kalinya..AKU melihat seseorang memperhatikan kami...
Ketika itu, dia selalu duduk disana sendirian atau dengan teman2nya memerhatikan Pohon...
Ketika Pohon berbicara dengan gadis2, ada cemburu dimatanya...
Ketika Pohon melihat ke arah Daun, ada senyum di matanya...
Memperhatikannya menjadi kebiasaanku...seperti daun yang suka melihat Pohon.
Satu hari saja tak kulihat dia...AKU merasa sangat kehilangan...
Di sudut ruang itu, kulihat pohon sedang memperhatikan daun...
Air mengalir di mata daun ketika Pohon pergi...
Esoknya...Ku lihat Daun di tempatnya yang biasa, sedang memperhatikan Pohon...
AKU melangkah dan tersenyum padanya...Kuambil secarik kertas..kutulis dan kuberikan padanya...
Dia sangat kaget...
Dia melihat ke arahku, tersenyum dan menerima kertas dariku...
Esoknya...dia datang...menghampiriku dan memberikan kembali kertas itu...
Hati Daun sangat kuat dan Angin tidak bisa meniupnya pergi, hal itu karena Daun tidak mau meninggalkan Pohon.
AKU melihat kearahnya...kuhampiri dengan kata2 itu...
Sangat pelan...dia mulai membuka dirinya dan menerima kehadiranku dan telponku...
AKU tau orang yang dia cintai bukan AKU...tapi AKU akan berusaha agar suatu hari dia menyukaiku...
Selama 4 bln, AKU telah mengucapkan kata Cinta tidak kurang dari 20x kepadanya...
Hampir tiap kali dia mengalihkan pembicaraan...tapi AKU tidak menyerah...
Keputusanku bulat....AKU ingin memilikinya...dan berharap dia akan setuju menjadi pacarku....
Aku bertanya," apa yang kau lakukan? Kenapa kau tidak pernah membalas?
Mengapa kau selalu membisu?"
Dia berkata, "AKU menengadahkan kepalaku"...
"Ah?" Aku tidak percaya dengan apa yang kudengar...
"Aku menengadahkan kepalaku" dia berteriak...
Kuletakkan telepon......melompat....berlari seribu langkah...kerumahnya...
Dia membuka pintu bagiku...Ku peluk erat-erat tubuhnya...
"DAUN terbang karena tiupan ANGIN atau karena POHON tidak memintanya untuk tinggal?"
JIKA KAU MENGINGINKAN CINTA DARI SESEORANG...TUNJUKKAN CINTAMU!!!!
CINTA TIDAK MEMBUTUHKAN KERAGUAN...TUNJUKKAN SAJA!!!!
Tuesday, May 29, 2007
Sunday, May 20, 2007
Mission Trip to Kalimantan Tengah
on 17 - 20 May 2007.
Syalomm....
Thank to Our Lord, Jesus Christ, for His lead in Mission Trip.
The Mission Trip was participated about 35 member from Gereja Kristus Yesus.
I'm thanksful and grateful for all thing we can did in some village at Middle of Kalimantan Island.
Some villages that we was gone are Talio village, Sie Kayu and Kanamit.
We did Pengobatan Gratis in some village. Then KKR ( Kebaktian Kebangunan Rohani ) and the important thing we have done is "Good News", Serving one house by one house.
Sungguh suatu sukacita yang luar biasa yang telah saya dapatkan dari mission trip ini.
Sungguh suatu anugrah yang berlimpah, karena diberikan kesempatan untuk bisa mengsharingkan dan menyampaikan berita Injil bagi jiwa-jiwa yang terhilang, bagi domba-domba yang terombang-ambing atas pergumulan persoalan yang mereka hadapi.
Tgl 17 Mei.
Kita berangkat dari Gereje sekitar jam 12an, tiba di Airport, dan pesawat takeoff jam 3an. Setelah menempuh perjalanan 1.30 jam dengan Lion Air. Akhirnya kita tiba di Kota BanjarMasin. Setelah sampai diBanjar, kita musti tunggu jemputan bus sekitar sejam lebih. Capek deh.. tapi kita tetap bersemangat... karena kita mempunyai misi yang mulia. :) Thanks God..
Sekitar jam 8an malam, Bus datang, dan kita menuju Kuala Kapuas, suatu kota kecil yang ditempuh selama 2 jam. Sambil ngobrol, perjalanan 2 jam pun terasa sebentar.
Sekitar jam 10an, kita tiba di pengginapan Kuala Kapuas, Kota Air. Bagus juga sih pengginapannya. Ya, sesampai sana, masing2 kita siapkan diri.. ada yang istirahat, ada yg masih ngobrol2.. Oya, belakang desa ini ada sebuah sungai yang cukup luas.. namanya sungai Barito. :)
Tgl 18 Mei.
Jam 7 pagi kita berangkat. Jadi pagi, sekitar jam 5an kita harus siap2 trus sarapan dan brangkat menuju desa Talio dengan gunakan speed boat kecil.
Desa Talio merupakan desa yang berpendudukan sekitar 75-80 Keluarga, dan sekitar 20-25 Keluarga Kristen. Desa ini ditempuh selama 2 jam dari tempat pengginapan kami.
Untuk mencapai desa ini, kita melewati sungai Barito, sungai Khayanah dan sungai kecil lainnya.
Sesampai disana, utk menghemat waktu, kita langsung mengangkut semua barang yang dibawa, dengan pembagian tugas2.
Ada pengobatan gratis, ada sekolah minggu buat anak-anak, trus ada PI dari rumah ke rumah. Pengobatan gratis ini berlaku buat semua, sedangkan anak-anak Kristen bisa ke Grj setempat (Grj Alfa dan Omega) utk bermain-main dengan team kami lainnya.
Dari jam 9 - 11an, saya dan wilina membantu dipengobatan gratis, dengan mencatat dan mengatur pasien2 yang datang berobat dengan berbagai keluhan. Sampai jam 11, ada skitar 122 pasien yang terdaftar dan mendapat pelayanan kami. Ada kalanya kami tidak mengerti bahasa mereka, tapi Puji Tuhan, semuanya berjalan lancar. :)
Setelah itu, makan siang bersama di Grj setempat. Sekitar jam 12an, kita kembali bekerja lagi. Pengobatan gratis tetap berlanjut. dan sesi ke dua ini, pengobatan gratis dilayani team lainnya. saya, wilina dan team lainnya melanjutkan PI rumah ke rumah.
Sungguh suatu sukacita yg luar biasa, kita berkunjung dengan membawa misi kita, dalam pertolonganNya, kita menyakinkan iman keselamatan yang telah diperoleh setiap kepala keluarga sana.
Dalam waktu 1,5 jam, team kami yang terdiri dari 3 orang sempat masuk ke 3 rumah. Ketika dalam menyampaikan dan menguatkan hati setiap ketiga keluarga ini. Ketika berkunjung dari rumah ke rumah, hati saya sendiri merasa sedih dan sukacita.
Sedih karena saya mikir..
kenapa kadang kala saya masih merasa tidak cukup atas semua yang sudah Tuhan beri.
kenapa saya tidak menyadari bahwa berkat yang saya dapatkan selama ini hanya tersimpan buat saya sendiri dan seharusnya saya bisa berbagi dengan mereka...
kenapa saya tidak ikut team ini dari dulu...
Tapi sungguh luar biasa, thank to God, dalam kesempatan ini, saya belajar, masih banyak orang yang perlu pelayanan kita.. pemberian materi memang penting tapi penguatan iman mereka jauh lebih penting lagi.
Terima kasih Tuhan yang telah memberikan kesempatan kepada saya.. untuk bisa ikut serta dalam mission trip ini.
Sukacita karena mereka sungguh membutuhkan pelayanan dari kita untuk menguatkan hati dan iman mereka, untuk membawa mereka lebih dekat dengan Tuhan.
Ketika mereka kembali lagi utk belajar taat dan setia ma Tuhan, itulah sukacita yang luar biasa. Ketika mereka kembali fokus pada mahkota yang sudah disiapkan bagi mereka. Itulah sukacita yang luar biasa.
Sungguh, Roh Kudus senantiasa bekerja.
Dari 3 keluarga yang saya kunjungi, mereka mempunyai masalah keluarga masing2.
Ada yang suaminya sudah lama banget gak ke Grj, karena bekerja terus.
Ada keluarga yang kehilangan arah tujuan dan fokusnya dalam hidup sehingga kadang2 mereka malas beribadah.
Dan ada keluarga janda yang hidupnya harus membiayai kehidupan keluarganya.
Puji Tuhan.. dengan pekerjaan Roh Kudus, hati mereka yang keras.. mau kembali taat dan setia kepada Tuhan, utk lebih dekat dengan Tuhan.
Ketika KKR berlangsung, saya mencoba mencari keluarga yang sudah saya kunjungi.. apakah mereka datang dan ikut KKR ini ?
Sungguh suatu sukacita yang luar biasa, karena keluarga yang kami kunjungi ikut dalam KKR itu juga.. dan kami membagi-bagi Alkitab yang kami bawa supaya mereka bisa belajar dari firman Tuhan juga.
Dari 3 keluarga ini, ada satu keluarga yang istrinya rajin tapi suaminya tidak mau datang ke Grj. Awalnya saya mikir, suaminya gak datang, karena saya sudah coba melihat2 apakah dia datang atau tidak.
Sempat kecewa juga sih... :) tapi puji Tuhan, walaupun saya tidak melihatnya tapi wilina mengatakan bahwa suami itu datang kok. Lebih-lebih lagi saya bersukacita. :)
Setelah KKR selesai, sekitar jam 4an, kita kembali ke tempat pengginapan dan makan malam. Kita istirahat, saling berbagi cerita juga.
Tgl 19 Mei.
Hari ini, kita berangkat lebih awal, sekitar jam 6.30 karena ada 2 desa yg harus kita kunjungi yakni desa Sie Kayu dan Kanamit.
Kita menuju desa Sie Kayu dengan perahu kecil.. setelah sampai, sebagian team yg terdiri dari dokter2 dan lainnya melakukan pengobatan gratis disana, dan sebagian lagi kembali menuju desa Kanamit.
Kedua desa ini berada ditempat yang cukup dekat, tapi tetap harus ditempuh dengan perahu. Untuk menuju desa Kanamit, cukup tertantang, karena sungainya sangat kecil dan kononnya banyak buaya. Hehe.. :) Ada beberapa rintangan kecil, tapi Puji Tuhan, semuanya tetap berjalan lancar.
Sesampai di desa Kanamit, team kita harus bekerja lebih keras, rumah2 didesa ini dikeliling air yang disebabkan oleh air pasang dan cuaca yang sangat panas.
Desa Kanamit terdiri dari sekitar 50 Keluarga, diantaranya ada sekitar 10 Keluarga yang sudah percaya kepada Kristus.
Ketika tiba didesa ini.. kita adain KKR trus pembagian sedikit hadiah buat keluarga disana (sekitar 50 Keluarga).
Karena waktu yang terbatas, kita bagi2 team menuju ke rumah sekitar sana...yang terpencar-pencar melewati daerah banjir.. tapi suka cita tetap memenuhi kami semua. :)
Sekitar jam 12, kita kembali ke desa Sie Kayu dan makan siang disana.
Setelah makan siang, kita mengunjungi sebuah Grj lagi.. karena sudah banyak anak2 dan keluarga yang telah menunggu lama akan kedatangan team kita ini.
Sampai sana, kita adain KKR dan pembagian beberapa barang yang kita bawa.
Setelah itu, kita kembali ke tempat penginapan.
Sampai Kuala Kapuas, kita ke salah satu jemaat disana, karena ada perjamuan khusus yang sudah disediakan jemaat diKuala Kapuas.
Gak terasa, sudah hampir jam 6 malam.
Setelah istirahat, kita kembali berkumpul sekitar jam 7 malam utk berlatih menyanyi.
Ada sebuah lagu yang akan kita bawakan untuk hari minggu di sebuah Grj di Banjar Masin.
Tgl 20 Mei.
Berangkat sekitar jam 7.30 menuju Grj di Kuala Kapuas, dan adakan kebaktian disana.
Kebaktian mulai jam 8.30, diiringi dengan beberapa paduan suara dari Grj setempat dan dari kesuluruhan team Misi.
Setelah kebaktian, ada perjamuan makan siang diGrj, kemudian kita kembali menuju Kota Banjar Masin.
Dikota Banjar, kita sempat jalan2 ke Duta Mall selama sejam, trus menuju bandara sana.
Sampai diJakarta sekitar jam 7.30 dan sampai diGrj sekitar jam 9 malam.
Ini perjalanan Mission Trip ke KalTeng, sungguh dalam pimpinanNya, semua bisa berjalan lancar, dalam pimpinanNya.. dan kerjaan Roh Kudus, banyak jiwa yang bisa belajar kembali taat dan setia padaNya.
Semua karena AnugrahNya.. karena kasih KaruniaNya..
Tuhan memberkati.
Syalomm....
Thank to Our Lord, Jesus Christ, for His lead in Mission Trip.
The Mission Trip was participated about 35 member from Gereja Kristus Yesus.
I'm thanksful and grateful for all thing we can did in some village at Middle of Kalimantan Island.
Some villages that we was gone are Talio village, Sie Kayu and Kanamit.
We did Pengobatan Gratis in some village. Then KKR ( Kebaktian Kebangunan Rohani ) and the important thing we have done is "Good News", Serving one house by one house.
Sungguh suatu sukacita yang luar biasa yang telah saya dapatkan dari mission trip ini.
Sungguh suatu anugrah yang berlimpah, karena diberikan kesempatan untuk bisa mengsharingkan dan menyampaikan berita Injil bagi jiwa-jiwa yang terhilang, bagi domba-domba yang terombang-ambing atas pergumulan persoalan yang mereka hadapi.
Tgl 17 Mei.
Kita berangkat dari Gereje sekitar jam 12an, tiba di Airport, dan pesawat takeoff jam 3an. Setelah menempuh perjalanan 1.30 jam dengan Lion Air. Akhirnya kita tiba di Kota BanjarMasin. Setelah sampai diBanjar, kita musti tunggu jemputan bus sekitar sejam lebih. Capek deh.. tapi kita tetap bersemangat... karena kita mempunyai misi yang mulia. :) Thanks God..
Sekitar jam 8an malam, Bus datang, dan kita menuju Kuala Kapuas, suatu kota kecil yang ditempuh selama 2 jam. Sambil ngobrol, perjalanan 2 jam pun terasa sebentar.
Sekitar jam 10an, kita tiba di pengginapan Kuala Kapuas, Kota Air. Bagus juga sih pengginapannya. Ya, sesampai sana, masing2 kita siapkan diri.. ada yang istirahat, ada yg masih ngobrol2.. Oya, belakang desa ini ada sebuah sungai yang cukup luas.. namanya sungai Barito. :)
Tgl 18 Mei.
Jam 7 pagi kita berangkat. Jadi pagi, sekitar jam 5an kita harus siap2 trus sarapan dan brangkat menuju desa Talio dengan gunakan speed boat kecil.
Desa Talio merupakan desa yang berpendudukan sekitar 75-80 Keluarga, dan sekitar 20-25 Keluarga Kristen. Desa ini ditempuh selama 2 jam dari tempat pengginapan kami.
Untuk mencapai desa ini, kita melewati sungai Barito, sungai Khayanah dan sungai kecil lainnya.
Sesampai disana, utk menghemat waktu, kita langsung mengangkut semua barang yang dibawa, dengan pembagian tugas2.
Ada pengobatan gratis, ada sekolah minggu buat anak-anak, trus ada PI dari rumah ke rumah. Pengobatan gratis ini berlaku buat semua, sedangkan anak-anak Kristen bisa ke Grj setempat (Grj Alfa dan Omega) utk bermain-main dengan team kami lainnya.
Dari jam 9 - 11an, saya dan wilina membantu dipengobatan gratis, dengan mencatat dan mengatur pasien2 yang datang berobat dengan berbagai keluhan. Sampai jam 11, ada skitar 122 pasien yang terdaftar dan mendapat pelayanan kami. Ada kalanya kami tidak mengerti bahasa mereka, tapi Puji Tuhan, semuanya berjalan lancar. :)
Setelah itu, makan siang bersama di Grj setempat. Sekitar jam 12an, kita kembali bekerja lagi. Pengobatan gratis tetap berlanjut. dan sesi ke dua ini, pengobatan gratis dilayani team lainnya. saya, wilina dan team lainnya melanjutkan PI rumah ke rumah.
Sungguh suatu sukacita yg luar biasa, kita berkunjung dengan membawa misi kita, dalam pertolonganNya, kita menyakinkan iman keselamatan yang telah diperoleh setiap kepala keluarga sana.
Dalam waktu 1,5 jam, team kami yang terdiri dari 3 orang sempat masuk ke 3 rumah. Ketika dalam menyampaikan dan menguatkan hati setiap ketiga keluarga ini. Ketika berkunjung dari rumah ke rumah, hati saya sendiri merasa sedih dan sukacita.
Sedih karena saya mikir..
kenapa kadang kala saya masih merasa tidak cukup atas semua yang sudah Tuhan beri.
kenapa saya tidak menyadari bahwa berkat yang saya dapatkan selama ini hanya tersimpan buat saya sendiri dan seharusnya saya bisa berbagi dengan mereka...
kenapa saya tidak ikut team ini dari dulu...
Tapi sungguh luar biasa, thank to God, dalam kesempatan ini, saya belajar, masih banyak orang yang perlu pelayanan kita.. pemberian materi memang penting tapi penguatan iman mereka jauh lebih penting lagi.
Terima kasih Tuhan yang telah memberikan kesempatan kepada saya.. untuk bisa ikut serta dalam mission trip ini.
Sukacita karena mereka sungguh membutuhkan pelayanan dari kita untuk menguatkan hati dan iman mereka, untuk membawa mereka lebih dekat dengan Tuhan.
Ketika mereka kembali lagi utk belajar taat dan setia ma Tuhan, itulah sukacita yang luar biasa. Ketika mereka kembali fokus pada mahkota yang sudah disiapkan bagi mereka. Itulah sukacita yang luar biasa.
Sungguh, Roh Kudus senantiasa bekerja.
Dari 3 keluarga yang saya kunjungi, mereka mempunyai masalah keluarga masing2.
Ada yang suaminya sudah lama banget gak ke Grj, karena bekerja terus.
Ada keluarga yang kehilangan arah tujuan dan fokusnya dalam hidup sehingga kadang2 mereka malas beribadah.
Dan ada keluarga janda yang hidupnya harus membiayai kehidupan keluarganya.
Puji Tuhan.. dengan pekerjaan Roh Kudus, hati mereka yang keras.. mau kembali taat dan setia kepada Tuhan, utk lebih dekat dengan Tuhan.
Ketika KKR berlangsung, saya mencoba mencari keluarga yang sudah saya kunjungi.. apakah mereka datang dan ikut KKR ini ?
Sungguh suatu sukacita yang luar biasa, karena keluarga yang kami kunjungi ikut dalam KKR itu juga.. dan kami membagi-bagi Alkitab yang kami bawa supaya mereka bisa belajar dari firman Tuhan juga.
Dari 3 keluarga ini, ada satu keluarga yang istrinya rajin tapi suaminya tidak mau datang ke Grj. Awalnya saya mikir, suaminya gak datang, karena saya sudah coba melihat2 apakah dia datang atau tidak.
Sempat kecewa juga sih... :) tapi puji Tuhan, walaupun saya tidak melihatnya tapi wilina mengatakan bahwa suami itu datang kok. Lebih-lebih lagi saya bersukacita. :)
Setelah KKR selesai, sekitar jam 4an, kita kembali ke tempat pengginapan dan makan malam. Kita istirahat, saling berbagi cerita juga.
Tgl 19 Mei.
Hari ini, kita berangkat lebih awal, sekitar jam 6.30 karena ada 2 desa yg harus kita kunjungi yakni desa Sie Kayu dan Kanamit.
Kita menuju desa Sie Kayu dengan perahu kecil.. setelah sampai, sebagian team yg terdiri dari dokter2 dan lainnya melakukan pengobatan gratis disana, dan sebagian lagi kembali menuju desa Kanamit.
Kedua desa ini berada ditempat yang cukup dekat, tapi tetap harus ditempuh dengan perahu. Untuk menuju desa Kanamit, cukup tertantang, karena sungainya sangat kecil dan kononnya banyak buaya. Hehe.. :) Ada beberapa rintangan kecil, tapi Puji Tuhan, semuanya tetap berjalan lancar.
Sesampai di desa Kanamit, team kita harus bekerja lebih keras, rumah2 didesa ini dikeliling air yang disebabkan oleh air pasang dan cuaca yang sangat panas.
Desa Kanamit terdiri dari sekitar 50 Keluarga, diantaranya ada sekitar 10 Keluarga yang sudah percaya kepada Kristus.
Ketika tiba didesa ini.. kita adain KKR trus pembagian sedikit hadiah buat keluarga disana (sekitar 50 Keluarga).
Karena waktu yang terbatas, kita bagi2 team menuju ke rumah sekitar sana...yang terpencar-pencar melewati daerah banjir.. tapi suka cita tetap memenuhi kami semua. :)
Sekitar jam 12, kita kembali ke desa Sie Kayu dan makan siang disana.
Setelah makan siang, kita mengunjungi sebuah Grj lagi.. karena sudah banyak anak2 dan keluarga yang telah menunggu lama akan kedatangan team kita ini.
Sampai sana, kita adain KKR dan pembagian beberapa barang yang kita bawa.
Setelah itu, kita kembali ke tempat penginapan.
Sampai Kuala Kapuas, kita ke salah satu jemaat disana, karena ada perjamuan khusus yang sudah disediakan jemaat diKuala Kapuas.
Gak terasa, sudah hampir jam 6 malam.
Setelah istirahat, kita kembali berkumpul sekitar jam 7 malam utk berlatih menyanyi.
Ada sebuah lagu yang akan kita bawakan untuk hari minggu di sebuah Grj di Banjar Masin.
Tgl 20 Mei.
Berangkat sekitar jam 7.30 menuju Grj di Kuala Kapuas, dan adakan kebaktian disana.
Kebaktian mulai jam 8.30, diiringi dengan beberapa paduan suara dari Grj setempat dan dari kesuluruhan team Misi.
Setelah kebaktian, ada perjamuan makan siang diGrj, kemudian kita kembali menuju Kota Banjar Masin.
Dikota Banjar, kita sempat jalan2 ke Duta Mall selama sejam, trus menuju bandara sana.
Sampai diJakarta sekitar jam 7.30 dan sampai diGrj sekitar jam 9 malam.
Ini perjalanan Mission Trip ke KalTeng, sungguh dalam pimpinanNya, semua bisa berjalan lancar, dalam pimpinanNya.. dan kerjaan Roh Kudus, banyak jiwa yang bisa belajar kembali taat dan setia padaNya.
Semua karena AnugrahNya.. karena kasih KaruniaNya..
Tuhan memberkati.
Friday, May 11, 2007
wujud syukur
AKU TAK SELALU MENDAPATKAN APA YANG KUSUKAI, OLEH KARENA ITU AKU SELALU MENYUKAI APAPUN YANG AKU DAPATKAN.
Kata-kata diatas merupakan wujud syukur.
Syukur merupakan kualitas hati yang terpenting.
Dengan bersyukur kita akan senantiasa diliputi rasa damai, tentram dan bahagia. Sebaliknya, perasaan tak bersyukur akan senantiasa membebani kita.
Kita akan selalu merasa kurang dan tak bahagia.
Ada dua hal yang sering membuat kita tak bersyukur.
Pertama :
Kita sering memfokuskan diri pada apa yang kita inginkan, bukan pada apa yang kita miliki.
Katakanlah anda telah memiliki sebuah rumah, kendaraan, pekerjaan tetap, dan pasangan yang terbaik. Tapi anda masih merasa kurang.
Pikiran anda dipenuhi berbagai target dan keinginan. Anda begitu terobsesi oleh rumah yang besar dan indah, mobil mewah, serta pekerjaan yang mendatangkan lebih banyak uang. Kita ingin ini dan itu.
Bila tak mendapatkannya kita terus memikirkannya. Tapi anehnya, walaupun sudah mendapatkannya, kita hanya menikmati kesenangan sesaat. Kita tetap
tak puas, kita ingin yang lebih lagi. Jadi, betapapun banyaknya harta yang kita miliki, kita tak pernah menjadi "KAYA" dalam arti yang sesungguhnya.
Mari kita luruskan pengertian kita mengenai orang ''kaya''. Orang yang "kaya" bukanlah orang yang memiliki banyak hal, tetapi orang yang dapat menikmati apapun yang mereka miliki.Tentunya boleh-boleh saja kita memiliki keinginan, tapi kita perlu menyadari bahwa inilah akar perasaan tak tenteram. Kita dapat mengubah perasaan ini dengan berfokus pada apa yang
sudah kita miliki.
Cobalah lihat keadaan di sekeliling Anda, pikirkan yang Anda miliki, dan syukurilah. Anda akan merasakan nikmatnya hidup.Pusatkanlah perhatian Anda
pada sifat-sifat baik atasan, pasangan, dan orang-orang di sekitar Anda.
Mereka akan menjadi lebih menyenangkan. Seorang pengarang pernah mengatakan, ''Menikahlah dengan orang yang Anda cintai, setelah itu
cintailah orang yang Anda nikahi.'' Ini perwujudan rasa syukur.
Ada cerita menarik mengenai seorang kakek yang mengeluh karena tak dapat membeli sepatu, padahal sepatunya sudah lama rusak. Suatu sore ia melihat seseorang yang tak mempunyai kaki, tapi tetap ceria. Saat itu juga si kakek berhenti mengeluh dan mulai bersyukur.
Kedua:
Yang sering membuat kita tak bersyukur adalah kecenderungan membanding-bandingk an diri kita dengan orang lain. Kita merasa orang lain lebih beruntung. Kemanapun kita pergi, selalu ada orang yang lebih pandai, lebih tampan, lebih cantik, lebih percaya diri, dan lebih kaya dari kita.Rumput tetangga memang sering kelihatan lebih hijau dari rumput di pekarangan sendiri.
Ada cerita menarik mengenai dua pasien rumah sakit jiwa.
Pasien pertama sedang duduk termenung sambil menggumam, "Lulu, Lulu". Seorang pengunjung yang keheranan menanyakan masalah yang dihadapi orang ini.
Si dokter menjawab, "Orang ini jadi gila setelah cintanya ditolak oleh Lulu."
Si pengunjung manggut-manggut, tapi begitu lewat sel lain ia terkejut melihat penghuninya terus menerus memukulkan kepalanya di tembok dan
berteriak, "Lulu, Lulu". "Orang ini juga punya masalah dengan Lulu ?" tanyanya keheranan.
Dokter kemudian menjawab, "Ya, dialah yang akhirnya menikah dengan Lulu".
Hidup akan lebih bahagia kalau kita dapat menikmati apa yang kita miliki.
Karena itu bersyukur merupakan kualitas hati yang tertinggi.
Saya ingin mengakhiri tulisan ini dengan cerita mengenai seorang ibu yang sedang terapung di laut karena kapalnya karam, namun tetap berbahagia.
Ketika ditanya kenapa demikian, ia menjawab, "Saya mempunyai dua anak laki-laki.
Yang pertama sudah meninggal, yang kedua hidup ditanah seberang. Kalau berhasil selamat, saya sangat bahagia karena dapat berjumpa dengan
anak kedua saya.
Tetapi kalaupun mati tenggelam, saya juga akan berbahagia karena saya akan berjumpa dengan anak pertama saya di surga".
Bersyukurlah !
Bersyukurlah bahwa kamu belum siap memiliki segala sesuatu yang kamu inginkan. Seandainya sudah, apalagi yang harus diinginkan?
Bersyukurlah apabila kamu tidak tahu sesuatu. Karena itu memberimu kesempatan untuk belajar.
Bersyukurlah untuk masa-masa sulit. Di masa itulah kamu tumbuh.
Bersyukurlah untuk keterbatasanmu. Karena itu memberimu kesempatan untuk berkembang.
Bersyukurlah untuk setiap tantangan baru. Karena itu akan membangun kekuatan dan karaktermu.
Bersyukurlah untuk kesalahan yang kamu buat. Itu akan mengajarkan pelajaran yang berharga.
Bersyukurlah bila kamu lelah dan letih. Karena itu kamu telah membuat suatu perbedaan.
Mungkin mudah untuk kita bersyukur akan hal-hal yang baik. Hidup yang berkelimpahan datang pada mereka yang juga bersyukur akan masa
surut.
Rasa syukur dapat mengubah hal yang negatif menjadi positif.Temukan cara
bersyukur akan masalah-masalahmu dan semua itu akan menjadi berkah bagimu.
GOD BLESS YOU ALL
Kata-kata diatas merupakan wujud syukur.
Syukur merupakan kualitas hati yang terpenting.
Dengan bersyukur kita akan senantiasa diliputi rasa damai, tentram dan bahagia. Sebaliknya, perasaan tak bersyukur akan senantiasa membebani kita.
Kita akan selalu merasa kurang dan tak bahagia.
Ada dua hal yang sering membuat kita tak bersyukur.
Pertama :
Kita sering memfokuskan diri pada apa yang kita inginkan, bukan pada apa yang kita miliki.
Katakanlah anda telah memiliki sebuah rumah, kendaraan, pekerjaan tetap, dan pasangan yang terbaik. Tapi anda masih merasa kurang.
Pikiran anda dipenuhi berbagai target dan keinginan. Anda begitu terobsesi oleh rumah yang besar dan indah, mobil mewah, serta pekerjaan yang mendatangkan lebih banyak uang. Kita ingin ini dan itu.
Bila tak mendapatkannya kita terus memikirkannya. Tapi anehnya, walaupun sudah mendapatkannya, kita hanya menikmati kesenangan sesaat. Kita tetap
tak puas, kita ingin yang lebih lagi. Jadi, betapapun banyaknya harta yang kita miliki, kita tak pernah menjadi "KAYA" dalam arti yang sesungguhnya.
Mari kita luruskan pengertian kita mengenai orang ''kaya''. Orang yang "kaya" bukanlah orang yang memiliki banyak hal, tetapi orang yang dapat menikmati apapun yang mereka miliki.Tentunya boleh-boleh saja kita memiliki keinginan, tapi kita perlu menyadari bahwa inilah akar perasaan tak tenteram. Kita dapat mengubah perasaan ini dengan berfokus pada apa yang
sudah kita miliki.
Cobalah lihat keadaan di sekeliling Anda, pikirkan yang Anda miliki, dan syukurilah. Anda akan merasakan nikmatnya hidup.Pusatkanlah perhatian Anda
pada sifat-sifat baik atasan, pasangan, dan orang-orang di sekitar Anda.
Mereka akan menjadi lebih menyenangkan. Seorang pengarang pernah mengatakan, ''Menikahlah dengan orang yang Anda cintai, setelah itu
cintailah orang yang Anda nikahi.'' Ini perwujudan rasa syukur.
Ada cerita menarik mengenai seorang kakek yang mengeluh karena tak dapat membeli sepatu, padahal sepatunya sudah lama rusak. Suatu sore ia melihat seseorang yang tak mempunyai kaki, tapi tetap ceria. Saat itu juga si kakek berhenti mengeluh dan mulai bersyukur.
Kedua:
Yang sering membuat kita tak bersyukur adalah kecenderungan membanding-bandingk an diri kita dengan orang lain. Kita merasa orang lain lebih beruntung. Kemanapun kita pergi, selalu ada orang yang lebih pandai, lebih tampan, lebih cantik, lebih percaya diri, dan lebih kaya dari kita.Rumput tetangga memang sering kelihatan lebih hijau dari rumput di pekarangan sendiri.
Ada cerita menarik mengenai dua pasien rumah sakit jiwa.
Pasien pertama sedang duduk termenung sambil menggumam, "Lulu, Lulu". Seorang pengunjung yang keheranan menanyakan masalah yang dihadapi orang ini.
Si dokter menjawab, "Orang ini jadi gila setelah cintanya ditolak oleh Lulu."
Si pengunjung manggut-manggut, tapi begitu lewat sel lain ia terkejut melihat penghuninya terus menerus memukulkan kepalanya di tembok dan
berteriak, "Lulu, Lulu". "Orang ini juga punya masalah dengan Lulu ?" tanyanya keheranan.
Dokter kemudian menjawab, "Ya, dialah yang akhirnya menikah dengan Lulu".
Hidup akan lebih bahagia kalau kita dapat menikmati apa yang kita miliki.
Karena itu bersyukur merupakan kualitas hati yang tertinggi.
Saya ingin mengakhiri tulisan ini dengan cerita mengenai seorang ibu yang sedang terapung di laut karena kapalnya karam, namun tetap berbahagia.
Ketika ditanya kenapa demikian, ia menjawab, "Saya mempunyai dua anak laki-laki.
Yang pertama sudah meninggal, yang kedua hidup ditanah seberang. Kalau berhasil selamat, saya sangat bahagia karena dapat berjumpa dengan
anak kedua saya.
Tetapi kalaupun mati tenggelam, saya juga akan berbahagia karena saya akan berjumpa dengan anak pertama saya di surga".
Bersyukurlah !
Bersyukurlah bahwa kamu belum siap memiliki segala sesuatu yang kamu inginkan. Seandainya sudah, apalagi yang harus diinginkan?
Bersyukurlah apabila kamu tidak tahu sesuatu. Karena itu memberimu kesempatan untuk belajar.
Bersyukurlah untuk masa-masa sulit. Di masa itulah kamu tumbuh.
Bersyukurlah untuk keterbatasanmu. Karena itu memberimu kesempatan untuk berkembang.
Bersyukurlah untuk setiap tantangan baru. Karena itu akan membangun kekuatan dan karaktermu.
Bersyukurlah untuk kesalahan yang kamu buat. Itu akan mengajarkan pelajaran yang berharga.
Bersyukurlah bila kamu lelah dan letih. Karena itu kamu telah membuat suatu perbedaan.
Mungkin mudah untuk kita bersyukur akan hal-hal yang baik. Hidup yang berkelimpahan datang pada mereka yang juga bersyukur akan masa
surut.
Rasa syukur dapat mengubah hal yang negatif menjadi positif.Temukan cara
bersyukur akan masalah-masalahmu dan semua itu akan menjadi berkah bagimu.
GOD BLESS YOU ALL
Wednesday, May 9, 2007
DID I MARRY THE RIGHT PERSON?
DID I MARRY THE RIGHT PERSON?
During one of our seminars, a woman asked a common question. She said, “How do I know if I married the right person?"
I noticed that there was a large man sitting next to her so I said, “It depends. Is that your husband?"
In all seriousness, she answered “How do you know?"
Let me answer this question because the chances are good that it's weighing on your mind.
Here's the answer.
EVERY relationship has a cycle. In the beginning, you fell in love with your spouse.
You anticipated their call, wanted their touch, and liked their idiosyncrasies.
Falling in love with your spouse wasn't hard. In fact, it was a completely natural and spontaneous experience.
You didn't have to DO anything. That's why it's called "falling" in love... Because it's happening TO YOU.
People in love sometimes say, “I was swept of my feet." Think about the Imagery of that _expression.
It implies that you were just standing there; doing nothing, and then something came along and happened TO YOU.
Falling in love is easy. It's a passive and spontaneous experience.
But after a few years of marriage, the euphoria of love fades.
It's the natural cycle of EVERY relationship. Slowly but surely, phone calls become a bother (if they come at all), touch is not always welcome (when it happens), and your spouse's idiosyncrasies, instead of being cute, drive you nuts.
The symptoms of this stage vary with every relationship, but if you think about your marriage, you will notice a dramatic difference between the initial stage when you were in love and a much duller or even angry subsequent stage.
At this point, you and/or your spouse might start asking, “Did I marry the right person?"
And as you and your spouse reflect on the euphoria of the love you once had, you may begin to desire that experience with someone else.
This is when marriages breakdown. People blame their spouse for their
Unhappiness and look outside their marriage for fulfillment.
Extramarital fulfillment comes in all shapes and sizes. Infidelity is the most obvious.
But sometimes people turn to work, a hobby, a friendship, excessive TV, or abusive substances.
But the answer to this dilemma does NOT lie outside your marriage.
It lies within it.
I'm not saying that you couldn't fall in love with someone else. You Could.
And TEMPORARILY you'd feel better. But you'd be in the same situation a few years later. Because (read carefully to this):
THE KEY TO SUCCEEDING IN MARRIAGE IS NOT FINDING THE RIGHT PERSON;
IT'S LEARNING TO LOVE THE PERSON YOU FOUND.
SUSTAINING love is not a passive or spontaneous experience. It'll NEVER just happen to you. You can't "find” LASTING love. You have to “make" it day in and day out. That's why we have the _expression “the labor of love."
Because it takes time, effort, and energy. And most importantly, it
Takes WISDOM. You have to know WHAT TO DO to make your marriage work.
Make no mistake about it. Love is NOT a mystery. There are specific
Things you can do (with or without your spouse) to succeed with your marriage.
Just as there are physical laws of the universe (such as gravity),
There are also laws for relationships. Just as the right diet and exercise
Program makes you physically stronger; certain habits in your Relationship WILL make your marriage stronger.
It's a direct cause and effect. If you know and apply the laws, the results are predictable. .. You can "make" love.
Love in marriage is indeed a “decision "... Not just a feeling.
During one of our seminars, a woman asked a common question. She said, “How do I know if I married the right person?"
I noticed that there was a large man sitting next to her so I said, “It depends. Is that your husband?"
In all seriousness, she answered “How do you know?"
Let me answer this question because the chances are good that it's weighing on your mind.
Here's the answer.
EVERY relationship has a cycle. In the beginning, you fell in love with your spouse.
You anticipated their call, wanted their touch, and liked their idiosyncrasies.
Falling in love with your spouse wasn't hard. In fact, it was a completely natural and spontaneous experience.
You didn't have to DO anything. That's why it's called "falling" in love... Because it's happening TO YOU.
People in love sometimes say, “I was swept of my feet." Think about the Imagery of that _expression.
It implies that you were just standing there; doing nothing, and then something came along and happened TO YOU.
Falling in love is easy. It's a passive and spontaneous experience.
But after a few years of marriage, the euphoria of love fades.
It's the natural cycle of EVERY relationship. Slowly but surely, phone calls become a bother (if they come at all), touch is not always welcome (when it happens), and your spouse's idiosyncrasies, instead of being cute, drive you nuts.
The symptoms of this stage vary with every relationship, but if you think about your marriage, you will notice a dramatic difference between the initial stage when you were in love and a much duller or even angry subsequent stage.
At this point, you and/or your spouse might start asking, “Did I marry the right person?"
And as you and your spouse reflect on the euphoria of the love you once had, you may begin to desire that experience with someone else.
This is when marriages breakdown. People blame their spouse for their
Unhappiness and look outside their marriage for fulfillment.
Extramarital fulfillment comes in all shapes and sizes. Infidelity is the most obvious.
But sometimes people turn to work, a hobby, a friendship, excessive TV, or abusive substances.
But the answer to this dilemma does NOT lie outside your marriage.
It lies within it.
I'm not saying that you couldn't fall in love with someone else. You Could.
And TEMPORARILY you'd feel better. But you'd be in the same situation a few years later. Because (read carefully to this):
THE KEY TO SUCCEEDING IN MARRIAGE IS NOT FINDING THE RIGHT PERSON;
IT'S LEARNING TO LOVE THE PERSON YOU FOUND.
SUSTAINING love is not a passive or spontaneous experience. It'll NEVER just happen to you. You can't "find” LASTING love. You have to “make" it day in and day out. That's why we have the _expression “the labor of love."
Because it takes time, effort, and energy. And most importantly, it
Takes WISDOM. You have to know WHAT TO DO to make your marriage work.
Make no mistake about it. Love is NOT a mystery. There are specific
Things you can do (with or without your spouse) to succeed with your marriage.
Just as there are physical laws of the universe (such as gravity),
There are also laws for relationships. Just as the right diet and exercise
Program makes you physically stronger; certain habits in your Relationship WILL make your marriage stronger.
It's a direct cause and effect. If you know and apply the laws, the results are predictable. .. You can "make" love.
Love in marriage is indeed a “decision "... Not just a feeling.
Subscribe to:
Posts (Atom)