Waktu berlangsung sangat cepat.. 6 hari telah berlalu sejak kebaktian perdana GKY Spore... evaluasi akan kebaktian perdana ini pun menjadi suatu bahan yang selalu dibicarakan dalam mailing list..
Setiap panitia atau pengurus pelayanan memiliki ceritanya masing-masing.. Setiap orang memiliki pandangan sendiri akan evaluasi ini.. ada yang menerima ini sebagai suatu masukan, ada yang cuek, ada yang merasa telah disalahkan, tersinggung ataupun ada yang masih....
Pelayanan... sebuah kata yang sering gunakan..
Kadang-kadang kita mengatakan pelayanan seperti sesuatu yang bersifat subyektif yakni saya melayani karena saya..., saya melakukan pelayanan karena saya.. tapi apakah ada yang pernah sungguh merenungkan kata "pelayanan" ini..
Apakah benar, Tuhan membutuhkan kita untuk ambil bagian dalam pelayanan di ibadah.. Apakah benar, kita yang mampu melakukan pelayanan ?
Saya percaya, setiap orang Kristen, pasti memiliki jawaban yang sama bahwa Tuhan tidak membutuhkan kita-kita ini dalam melayani. Dan kita bisa pelayanan, bukan karena kita mampu.
Tetapi apakah benar, hati kita mempunyai jawaban yang sama atau jawaban itu hanya keluar dari mulut secara spontanitas.
Pelayanan merupakan suatu tindakan/respon dalam ucapan syukur atas keselamatan yang telah dianugrahkanNya. Kita melakukan pelayanan, bukan berarti kita mampu melakukan sesuatu hal yang secara khusus tapi karena kesempatan yang diberikanNya.
Walaupun dalam pelayanan, memang lebih baik memiliki keahlian sesuai bidang pelayanan, tapi itu bukan merupakan dasar dari segalanya.
Sebagai usher, kalau hanya untuk menunjukkan bahwa daripada tidak melayani dan repot untuk pelayanan dibidang lain, saya sarankan untuk berdoa dan benar2 renungkan. karena Tuhan tidak pernah memaksa kita untuk harus pelayanan.
Sebagai singer, talenta suara telah dianugrahkanNya, suara Indah memang sangat bagus, tapi bukan segalanya. Sebagai singer yang bersuara indah, kalo tidak memiliki hati yang sadar bahwa ini adalah karuniaNya, suara yang dikeluarkannya itu tidak ada artinya.
Seorang liturgis, kalo fokusnya hanya supaya dirinya terlihat sangat bagus dihadapan jemaat, sebaiknya berdoa dan renungkanlah. Lebih baik berhenti, jadi presenter didunia entertainment saja, daripada mencuri kemuliaanNya dihadapan jemaat.
Dan banyak lagi pelayanan lainnya.. kalo dalam pelayanan, kita merasa diri kita hebat dan merasa bahwa kita yang bertindak.. itu bukanlah pelayanan sejati.
Dalam pelayanan, bukan berarti segalanya akan berjalan lancar karena kita berpikir bahwa kita mampu.
Dalam pelayanan, juga bukan berarti kita tidak perlu menerima masukan yang membangun.. dan ketika ada masukan yang membangun.. bukan berarti kita harus bersikap yang seolah-olah merasa pelayanan yang telah kita lakukan itu kurang dihargai atau kurang berguna.
Ada sebuah kalimat yang selalu saya tanamkan didalam hati dan senantiasa mengingatkan saya bahwa :
"saya bisa melayani, hanya karena kesempatan dan anugrah pemberianNya.
Karena itu, Segala kemuliaan hanya bagiNya".
Singkirkan segala pikiran bahwa kita mampu.
Singkirkan segala pikiran bahwa kita melakukan hal yang sia-sia.
Tapi lakukanlah dan berikanlah yang terbaik atas kesempatan dan anugrah pemberianNya.
Amin.
Friday, July 4, 2008
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment