Hmm.. sudah cukup lama, gw gak menulis blog. Dan gw ingin memulainya dengan sebuah kata.. bersukacitalah..
Bersukacitalah.. karena memang tidak ada alasan yang tepat buat gw untuk berdukacita.. segala pemberianNya dan berkatNya senantiasa dan selalu cukup buat keluarga kami. Bahkan kalau dalam keadaan yang tidak menentu, gw juga harus bersukacita.. karena kebaikanNya kepada keluarga kami yang tidak pernah berhenti asalkan kita belajar dari point of view Nya, bukan point of view gw sendiri.
Sekarang ini, gw lagi merenungkan sebuah ayat : Inilah hari yang dijadikan Tuhan, marilah kita bersorak-sorak dan bersukacita karenanya. —Mazmur 118:24
Memang didalam Alkitab juga tertulis bahwa .. hari hari adalah jahat.. jadi kita harus waspada.. tapi bukan kewaspadaan yang membuat kita tidak bersorak-sorak, sebab hari ini juga adalah hari yang dijadikan Tuhan.. yang diberikan Dia kepada gw dan keluarga.. yang menjadi sebuah pertanyaan adalah bagaimana gw menanggapi atau merespon hari yang diberikanNya ini?
Sekarang ini, gw lagi di KL sedangkan istri gw lagi di Spore. Ada kalanya gw merasa bosan banget untuk stay di KL.. dan bertanya-bertanya apakah gw harus coba cari job lain yang bisa selalu stay diSpore.. Pikiran ini selalu muncul kalau gw harus kembali ke KL lagi..
Ya, hari hari adalah jahat kalau kita mengisi segala pikiran kita dengan segala hal yang telah menutupi hati ataupun mata kita untuk bersyukur.
Hari hari adalah jahat, ketika gw mulai berpikir kenapa keadaan begini.. kenapa Tuhan tidak merancang sesuatu yang lebih baik, dan kenapa ini dan kenapa itu..
(walaupun gw tau, ini salah satu pilihan gw sendiri atas job ini)
Tapi kalo gw mengisi segala pikiran dengan ucapan syukur atas segala pimpinanNya setiap hari, tentu ini akan menjadi hari yang indah setiap saat.
RancanganNya selalu yang terindah.. kebaikanNya selalu ada.
hanya kitalah yang perlu mengubah cara pandang terhadap segala yang terjadi.
Monday, August 3, 2009
Subscribe to:
Posts (Atom)